5 Karakteristik Guru Abad 21 yang Efektif

0
11
5 Ciri Pendidik Abad 21 yang Efektif
Guru abad 21

Gurusd.id – Para pendidik saat ini terus mengevaluasi keterampilan yang dibutuhkan siswa untuk bersaing dalam ekonomi global. Tapi apa karakteristik atau keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi pendidik abad 21 yang efektif? Apa kualitas pendidik abad ke-21 yang efektif ?

Anda mungkin pernah mendengar bahwa pendidik abad ke-21 yang efektif harus menjadi “pemandu di samping”, bukan “orang bijak di atas panggung”, tetapi menurut pembaca, ada lebih dari itu.

Misalnya, salah satu tanggapan paling umum dari pembaca adalah bahwa pendidik abad ke-21 harus menjadi pembelajar sepanjang hayat, dan harus mau belajar tidak hanya dari teman sebayanya, tetapi juga dari siswanya.

Berikut 5 karakteristik pendidik abad 21 yang efektif:

1. Guru yang mampu Melihat masa depan.

Seorang guru yang efektif adalah guru yang dalam mengajar bertujuan menyiapkan siswa di masa yang akan datang.Menyiapkan siswa untuk bisa hidup dan tumbu-kembang di era mereka, bukan saat dimana mereka diajarkan, tapi disiapkan untuk masa yang akan datang.

Dengan begitu, seorang guru harus mampu memprediksi kecenderungan-kecenderungan di masa yang akan datang, dimana anak-anak yang sekarang diajar akan hidup di era tersebut.

Para pendidik saat ini memiliki tugas berat untuk mempersiapkan siswa menghadapi masa depan di abad ke-21 global.

Saat kita mulai tertinggal dari negara lain dalam bidang matematika, sains, teknik, dan teknologi, kita perlu mendidik diri kita sendiri dan menyampaikan informasi ini kepada siswa kita.

Pendidikan STEM diperlukan di semua kelas di semua sekolah agar tetap kompetitif dalam masyarakat global sekarang ini.

Tantangan pertama bagi guru adalah untuk menarik siswa ke pendidikan STEM, dan yang kedua adalah untuk membuat mereka tetap tertarik.

Penekanan pada sains harus sama pentingnya dengan membaca dan matematika. Kita sebagai bangsa sudah tertinggal dari bangsa-bangsa lain di dunia.

Siswa hari ini adalah masa depan kita, dan masa depan kita tergantung pada kesuksesan mereka.

2. Pembelajar Seumur Hidup (Lifelong learner)

Dunia akan terus senantiasa berubah. Mereka menghendaki sesuatu yang benar-benar baru. Untuk itu, seorang guru dituntut untuk terus menyesuaikan diri, fleksibel, mampu menerima perubahan, dan siap gagal. Mereka harus senantiasa belajar untuk bisa bertahan.

Pendidik yang hebat tidak hanya akan merangkul teknologi, tetapi juga mau belajar dari teman sejawat dan siswa.

Pendidik abad ke-21 yang baik harus dapat mengajukan pertanyaan terbuka kepada siswa tanpa harus mengetahui satu jawaban pasti.

Pendidik ini membina siswa sehingga mereka menjadi kapten pembelajaran mereka sendiri. Pembelajaran menjadi terarah dan bermakna bagi siswa saat mereka bekerja melalui aktivitas dunia nyata.

3. Memupuk Hubungan Teman Sebaya.

Di era yang didorong oleh teknologi ini, lebih penting dari sebelumnya bahwa Guru membina hubungan dengan teman sebaya dan di antara siswa.

Kita harus mencontoh dan menuntut kesopanan, kita harus mencontoh dan menuntut komunikasi, dan kita harus mencontoh dan menuntut rasa hormat dan kerja sama.

Siswa kita membutuhkan guru untuk menunjukkan kepada mereka bagaimana memperlakukan satu sama lain.

Mereka mungkin memiliki 500 teman di Facebook, tetapi apakah mereka tahu bagaimana menjadi seorang teman?

Teknologi dapat mendorong isolasi, oleh karena itu keterampilan hubungan interpersonal harus diajarkan di ruang kelas, sehingga siswa dapat terus menjadi efektif di kelas dan terpenuhi dalam kehidupan mereka.

Membantu siswa mempelajari pelajaran hidup menjadi semakin penting, hubungan antarpribadi, memberi tahu siswa bahwa guru benar-benar peduli pada mereka dan akan membantu siswa menjadi lebih sukses dalam hidup.

4. Dapat Mengajar dan Menilai semua Tingkatan Peserta didik.

Pendidik abad ke-21 harus menjadi ‘Pemimpin Situasional.’ Mereka harus menilai setiap siswa yang mereka ajar terhadap ‘Kemampuan Belajar’ dan ‘Komitmen untuk Belajar.’ 

Mereka harus bekerja untuk membawa semua siswa ke tingkat di mana pembelajaran pedagogis digantikan oleh andragogi atau gaya belajar orang dewasa, di mana siswa memiliki suara dalam pembelajaran mereka sendiri.

Untuk menjadi guru abad ke-21 yang efektif , seorang guru pertama-tama harus memiliki keterampilan abad ke-21 yang sama dengan yang diharapkan dimiliki oleh siswanya. 

Dan, selain keterampilan itu, mereka harus dapat membantu semua siswanya memperoleh dan mengembangkan keterampilan abad ke-21.

5. Mampu membedakan Teknologi Efektif vs Tidak Efektif.

Anak-anak usia sekolah sejauh ini merupakan pengadopsi tercepat teknologi komunikasi dan informasi. 

Sistem pendidikan tidak perlu mengajari mereka cara menggunakan teknologi ini, tetapi harus menyadari bahwa teknologi dapat membantu siswa belajar lebih banyak dan lebih cepat.

Teknologi ruang kelas juga dapat membuat penggunaan waktu guru lebih efisien, baik itu dengan alat untuk persiapan pelajaran, presentasi pelajaran, umpan balik pelajaran, menilai tugas pekerjaan rumah, penilaian, atau penilaian.

Guru abad ke-21 yang efektif perlu mahir dalam menilai penggunaan teknologi edukatif dan non-edukatif yang tersedia bagi mereka dan siswa mereka di sekolah dan di rumah.Kelemahan potensial dari teknologi adalah potensinya untuk penggunaan non-produktif, membuang-buang waktu dan sumber daya. Keuntungannya sangat signifikan jika digunakan dengan benar.

sumber bacaan: https://www.eschoolnews.com/

https://www.gurusd.id/2022/04/5-karakteristik-guru-abad-21-yang-efektif.html

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here