Lahirnya Generasi Penakut Dimulai Dari Cara Mendidik Guru dan Orang Tua

0
21
Lahirnya Generasi Penakut Dimulai Dari Cara Mendidik Orang Tua dan Guru
Anak di suruh nurut

Gurusd.id – Setiap Guru dan Orangtua tentunya ingin yang terbaik bagi anak-anak mereka. Keinginan ini kemudian akan membentuk pola asuh yang akan ditanamkan orangtua kepada anak-anak Faktor keluarga, Sekolah dan lingkungan di sekitarnya sangat menentukan bagi tumbuh kembang mental sang anak, seperti hal nya mendidik anak dengan cara menakuti-nakuti, hal ini di lakukan supaya anak menjadi nurut sama kata-kata kita.

Pernahkan anda atau saudara mendengar berkata seperti ini kepada anak-anak

” awas disana gelap, nanti ada hantu “

Niat dari orang tua ada saudara di atas sih cuma bercanda, namun tanpa dia sadari, ia telah sukses menanamkan sifat takut pada anak, tanpa di sadari pula, tiap anak berada di tempat yang gelap, anak akan merasa takut karena telah tertanam di otaknya kalau tempat gelap pasti ada hantunya.

Pernah juga ga mendengar yang kayak begini?

” awas kalau gak mau makan, nanti di suntik lho sama dokter “

” awas lho nanti di tangkap sama polisi “

Katanya sih tujuan dari omongan seperti itu supaya anak menjadi penurut, mau duduk dia kalau sedang makan tapi faktanya hal tersebut membuat anak menjadi takut pada dokter dan polisi.

Akibatnya, kalau anak sakit akan meronta-ronta gak mau ke dokter atau pas lihat polisi langsung ngumpet.

Belum lagi rasa minder yang selalu di tanamkan pada anak misalnya,

“Kulitmu jelek, hidungmu pesek, masa begini saja tidak bisa, bodoh, nakal” dan semua ucapan merendahkan lainnya.

Kita saja yang orang dewasa dilakukan seperti itu terkadang minder juga, apa lagi anak kecil. Padahal sifat penakut dan anak yang minder sangat menghambat kemajuan dan keberhasilan sang anak.

Namun demkian, bukan berarti kita tidak boleh menakuti anak.

Lebih baik takutilah anak tentang perbuatan yang Tuhan tidak suka atau takutilah anak jika melakukan hal keji.

Takutilah anak jika mereka berbuat hal yang membahayakan, misalnya bermain benda tajam dan sejenisnya.

Gak perlu khawatir berikut tips mengatasi anak penakut:

1. Tidak Menganggap Remeh Rasa Takut Anak.

Orang dewasa saja tidak suka diremehkan, maka jangan sekali pun menganggap remeh rasa takut yang dimiliki Si Kecil.

2. Dekati dan Bicarakan

Cari tahu apa yang menyebabkan anak jadi sering takut. Dekati dan ajak ia berbicara, serta memahami diri dan situasi menakutkan yang menghantuinya.

3. Beri Semangat

Anak itu ibarat pot tanaman. Jika orangtuanya menanamkan hal-hal baik, ia akan tumbuh dan menghasilkan sesuatu yang baik pula.

4. Jangan Membesar-besarkan

Memahami rasa takut anak adalah hal yang baik, tetapi jangan membesar-besarkannya. Hal itu akan membuat anak jadi semakin yakin bahwa apa yang ditakutinya adalah hal yang mengerikan.

5. Beri Hadiah dan Pujian

Baik anak-anak ataupun orang dewasa suka mendapatkan hadiah. Jadi, cobalah untuk memberikan pujian dan menjanjikan hadiah dan benda-benda yang diinginkan atau diperlukan Si Kecil, jika ia berhasil mengatasi rasa takutnya. Tentu saja hadiah yang diberikan harus sesuai dengan kemampuan finansial orangtua, nilai yang dianut keluarga, dan ketersediaan benda.

6. Permainan Menyenangkan

Cara lain yang bisa dilakukan adalah meakukan hal-hal menyenangkan dengan menggunakan elemen yang menjadi objek ketakutan.

Lakukan semua dengan santun, tanpa amarah, tanpa cacian, karena anak akan meniru semua hal yang di lakukan orang tuanya, Ibu Bapak merupakan super hero bagi anak-anak, setiap sikap Guru, Orang tua lakukan pasti mereka tiru.

sumber: katakehidupan.com

https://www.gurusd.id/2022/06/lahirnya-generasi-penakut-dimulai-dari-guru-dan-orang-tua.html

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here